Truk Listrik Scania Mulai Uji Operasional, Awal Tahun Depan Siap Dipakai

Truk Listrik Scania Mulai Uji Operasional, Awal Tahun Depan Siap Dipakai

Elektrifikasi tak melulu pada kendaraan penumpang saja. Kini terus merambah ke sektor mobil komersial. Coop, perusahaan ritel terbesar di Denmark jalin kerja bareng Scania. Mereka bakal menggunakan truk listrik L320 dalam operasi distribusi dalam kota. Sementara ini unit hanya menjalani pengujian untuk melihat durabilitas. Lantas dijadwalkan masuk ke sistem pengiriman peretail pada kuartal pertama 2021.

Kemitraan ini dibilang sebagai contoh terbaru pengembangan bersama solusi transportasi berkelanjutan Scania. Sebelumnya, adopsi kendaraan berat berbahan bakar nabati terbarukan dan solusi listrik hybrid telah menempatkan Denmark sebagai salah satu negara yang progresif. Khusus dalam transportasi berkelanjutan. Sekarang, kendaraan bertenaga baterai (sepenuhnya elektrik) juga masuk. Truk Scania L320 sementara punya daya jelajah hingga 140 km. Jangkauan itu bakal diperpanjang berikut pengembangn sistem pengisian listrik cepat.

"Transisi kendaraan hijau di sektor transportasi berjalan terlalu lambat. Karena itu kami memilih untuk memimpin serta mendorong pembangunan dan menunjukkan bahwa mobil semacam itu layak,” terang Nicolaj Boysen, Direktur Logistik Coop Denmark.

Baca Juga: MAN Mulai Pasarkan Bus Gandeng Listrik 18 Meter

Mobil komersial listrik (full EV) dibilang ideal dalam distribusi barang di kota. Sebab truk bebas emisi karbon dan hampir tidak ada polusi suara yang ditimbulkan penggerak motor listrik. Apalagi, jaringan kelistrikan di sana banyak bersumber dari energi non-fosil. Tersedia secara massif di Denmark sehingga memudahkan pengisian di berbagai lokasi.

“Scania terus berinvestasi dalam mengembangkan solusi elektrifikasi. Dan kami mulai memahami titik kritis. Gagasan serta solusi elektrifikasi untuk transportasi komersial berat adalah investasi mandiri yang baik bagi pelanggan kami. Kelanjutan Coop sesuai dengan tujuan perusahaan. Kelak kami terus berharap dapat melakukan kerja sama yang erat. Bersama mengambil langkah-langkah dalam menawarkan moda transportasi ramah lingkungan,” beber Anton Freiesleben, Direktur Penjualan Scania Denmark.

Nah, peluncuran resmi truk listrik Scania itu dilakukan pada akhir tahun nanti. Perusahaan juga telah memproduksi baterai buat bus listrik, truk listrik hybrid, serta bus listrik di samping berbagai lini produk yang menggunakan biofuel terbarukan.

Baca Juga: Volvo Penta Bikin Kendaraan Listrik Pemadam Kebakaran Pertama di Dunia

Sekilas Fakta

Bobot kotor kendaraan itu mencapai 20 ton. Namun berat sasis ekstra dikompensasi oleh peraturan Pemerintah Denmark yang memungkinkan hingga 2 ton lebih berat untuk BEV. Urusan jantung penggerak, pakai dinamo listrik 230 kW berdaya puncak 290 kW (394 PS). Lalu torsi puncak tersedia amat besar, 2.150 Nm. Energi kinetik selanjutnya dikirim ke roda melalui transmisi dua percepatan. Untuk menyimpan arus listrik, dipakailah baterai Lithium ion 135 kWh. Adapun pengisian daya maksimum 130 kW DC (CCS).

Di luar kendaraan truk listrik tadi. Scania juga sempat meluncurkan sistem tenaga listrik hybrid. Karena semakin banyak pelanggan yang berusaha mengurangi jejak karbon. “Konsep elektrifikasi yang dikembangkan di dalam perusahaan mengacu pada pengalaman kami. Dengan pengetahuan selama bertahun-tahun, Scania memulai tahap selanjutnya. Yakni pengembangan carbon-mitigating electrified systems,” imbuh Joel Granath, Senior Vice President Scania.

Peranti penyaluran tenaga listrik diklaim menyediakan kinerja luar biasa namun dalam ukuran ringkas. Semua komponen bekerja serta dikendalikan oleh manajemen tunggal. Sistem Scania bersifat modular dan scalable. Memungkinkan pelanggan untuk memilih atau menggabungkan sejumlah komponen berdasarkan aplikasi serta tuntutan spesifik.

Ia punya potensi pengurangan emisi CO2 hingga 92 persen. Sistem listrik hybrid Scania menggabungkan e-machine beserta combustion engine. Baik bersama-sama maupun sebagai sumber daya mandiri. Menurut perusahaan, perangkat dapat digunakan misalnya di excavator, dump truck, pemecah batu, mobile crane, pompa beton dan airpot. (Alx/Odi)

Baca Juga: Hyundai Mulai Pengiriman Truk Hidrogen Pertama di Dunia

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store