SAG Max Resmi Meluncur, REEV Bus Siap Masuk Indonesia pada Juni 2026

SAG memperkenalkan bus elektrifikasi jarak jauh hingga van listrik komersial untuk kebutuhan shuttle

SAG Max Resmi Meluncur, REEV Bus Siap Masuk Indonesia pada Juni 2026

Pasar kendaraan niaga elektrifikasi di Indonesia mulai berkembang lebih serius. PT Sinar Armada Globalindo atau SAG. Kembali menunjukkan langkah ekspansi mereka di ajang Busworld Southeast Asia 2026. Dalam pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Perusahaan resmi meluncurkan SAG Max sekaligus memperkenalkan REEV Bus untuk pasar Indonesia. Menariknya lagi, bus elektrifikasi jarak jauh tersebut dijadwalkan mulai masuk pasar pada Juni mendatang

KEY TAKEAWAYS

  • Apa itu REEV Bus yang diperkenalkan SAG?

    REEV Bus merupakan bus elektrifikasi dengan sistem Range Extended Electric Vehicle. Roda digerakkan motor listrik, namun tersedia mesin tambahan sebagai generator guna memperpanjang jarak tempuh.
  • Berapa daya jelajah REEV Bus SAG?

    Unit REEV Bus 12 meter yang diperkenalkan diklaim mampu berjalan hingga 1.600 kilometer.
  • Kemunculan dua produk anyar ini memperlihatkan kalau SAG tak sekadar bermain di kendaraan listrik perkotaan. Namun mulai membidik sektor transportasi komersial dan perjalanan antarkota. Perhatian utama mereka tetap mengarah terhadap efisiensi operasional, fleksibilitas penggunaan serta pengurangan emisi karbon.

    SAG Max Jadi Van Listrik untuk Shuttle

    SAG Luncurkan SAG MAX di Ajang Busworld Southeast Asia 2026 Foto: SAG

    Salah satu model baru yang diperkenalkan ialah SAG Max. Sebuah van listrik komersial dengan konfigurasi 15+1 penumpang. Kendaraan ini dirancang guna memenuhi kebutuhan shuttle maupun mobilitas urban modern. Mereka mengklaim daya jelajah mencapai 440 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut tergolong cukup menarik untuk kendaraan komersial harian. Apalagi segmen van listrik penumpang di Indonesia masih belum terlalu ramai.

    Bila melihat strategi produk. Kehadiran SAG Max ingin menyasar operator transportasi, hotel, bandara sampai layanan shuttle perkotaan. Sebab kendaraan listrik mulai dianggap mampu menekan biaya operasional dibanding model diesel konvensional. “Di tengah dinamika harga bahan bakar fosil yang berdampak pada biaya logistik di Indonesia. Efisiensi menjadi kunci utama keberlangsungan bisnis. SAG menjawab tantangan ini dengan menghadirkan kendaraan listrik yang dirancang sebagai instrumen strategis. Demi menekan biaya operasional secara signifikan,” ungkap Djoko Purwanto, Direktur Teknik PT Sinar Armada Globalindo.

    REEV Bus Dirancang untuk Perjalanan Jarak Jauh

    Nah, selain SAG Max. Produk yang cukup mencuri perhatian ialah REEV Bus alias Range Extended Electric Vehicle. Konsep ini berbeda dibanding bus listrik murni biasa. Sebab sistem penggerak tetap memakai motor listrik. Namun tersedia range extender untuk menjaga suplai energi selama perjalanan jauh. Teknologi seperti ini mulai banyak dilirik industri transportasi global. Alasannya karena mampu menghadirkan pengalaman berkendara senyap dan efisien khas EV. Tetapi tetap memberi fleksibilitas ketika infrastruktur charging station belum merata.

    SAG REEV bus masuk Indonesia Juni 2026 Foto: SAG

    Unit REEV Bus 12 meter yang dipamerkan bahkan diklaim sanggup berjalan hingga 1.600 kilometer. Karakter tersebut jelas cocok untuk kebutuhan operasional antarkota maupun trayek komersial jarak jauh di Indonesia. SAG juga menilai pendekatan REEV dapat menjadi solusi sementara. Khususnya untuk wilayah yang masih memiliki keterbatasan SPKLU atau charging station kendaraan besar. “Peluncuran REEV adalah wujud komitmen kami bersama SAG untuk menetapkan standar baru dalam transportasi publik berkelanjutan di pasar Indonesia. Kami menyuguhkan teknologi EV yang relevan dengan kondisi geografis dan infrastruktur Indonesia,” tutur Alex Chen, Direktur Asia Pacific Golden Dragon Bus.

    Kolaborasi dengan Golden Dragon

    Asal tahu, SAG sendiri sudah bekerja sama dengan Golden Dragon sejak beberapa tahun terakhir. Pabrikan bus asal Cina ini dikenal sebagai salah satu pemain kendaraan komersial global. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi SAG dalam mendukung target Net Zero Emission pemerintah Indonesia. Mereka bukan cuma menyodorkan unit kendaraan. Namun turut memperkuat layanan purna jual, ketersediaan suku cadang. Serta dukungan teknis untuk operator transportasi.

    Dari langkah yang dilakukan sekarang. SAG ingin mengambil posisi penting di pasar kendaraan niaga elektrifikasi Indonesia. Sekarang tak hanya menaruh perhatian di sektor bus listrik perkotaan. Perlahan mencoba membuka pasar baru lewat teknologi REEV untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh. Apalagi sektor transportasi komersial mulai membutuhkan solusi efisiensi operasional di tengah biaya energi yang terus meningkat. (ALX)

    Baca Juga: 

    Mitsubishi Fuso Serahkan eCanter ke PT Takari, Perkuat Ekosistem Truk Listrik di Indonesia

    Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Bikinan Indonesia Diekspor ke Thailand

    Isuzu Buktikan Mesin Diesel Modern Lebih Hemat dan Rendah Emisi

    Anjar Leksana

    Anjar Leksana

    Anjar Leksana adalah wartawan multitalenta. Ia pernah jadi guru bahasa Inggris, sebelum kepincut jadi wartawan ekonomi di salah satu majalah. Tidak lama, ia lantas tertarik dengan dunia otomotif, yang hingga sekarang dilakoni. Kiprahnya di dunia jurnalistik otomotif diawali dengan menulis untuk majalah otomotif ternama seperti Autocar Indonesia, Autobild, hingga Black Experience. Pengalamannya mengulas mobil serta pengetahuannya di bidang industri menjadi modal berharga untuk menyuguhkan tulisan yang berkualitas.

    Baca Bio Penuh

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita

    Truk Pilihan

    Video Truk Terbaru di Oto

    Oto
    • Mercedes-Benz Actros & Arocs | First Drive | Berapa Harganya? | OTO.com
      Mercedes-Benz Actros & Arocs | First Drive | Berapa Harganya? | OTO.com
      03 Jul, 2019 .
    • Volvo Truck FH16 | First Drive | Menjajal Truk Bermesin 16.000 cc | OTO.com
      Volvo Truck FH16 | First Drive | Menjajal Truk Bermesin 16.000 cc | OTO.com
      16 Apr, 2019 .
    Tonton Video Truk

    Artikel Truk dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • KTB Fuso Salurkan Truk Listrik eCanter kepada Takari Kokoh Sejahtera
      KTB Fuso Salurkan Truk Listrik eCanter kepada Takari Kokoh Sejahtera
      Anjar Leksana, 04 Mei, 2026
    • Mitsubishi Fuso Resmikan Service Center Perdana di Kolaka
      Mitsubishi Fuso Resmikan Service Center Perdana di Kolaka
      Zenuar Istanto, 29 Apr, 2026
    • Foton eTunland dan eView Connect Perkuat Elektrifikasi Kendaraan Niaga di Indonesia
      Foton eTunland dan eView Connect Perkuat Elektrifikasi Kendaraan Niaga di Indonesia
      Anjar Leksana, 14 Apr, 2026
    • Tunjang Pemudik, DCVI Sediakan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 
      Tunjang Pemudik, DCVI Sediakan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 
      Anjar Leksana, 18 Mar, 2026
    • Kadin Indonesia Menilai Impor 105.000 Mobil Tidak Memberi Efek bagi Ekonomi Nasional
      Kadin Indonesia Menilai Impor 105.000 Mobil Tidak Memberi Efek bagi Ekonomi Nasional
      Editorial, 23 Feb, 2026

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*