Buah Komitmen Penuh 43 Tahun Hino di Indonesia

Manufaktur Lokal, TKDN 40%, dan Dominasi 25 Tahun Medium Duty Truck

Buah Komitmen Penuh 43 Tahun Hino di Indonesia

Empat dekade lebih bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah merek otomotif untuk bertahan dan berakar di Indonesia. Memasuki usia ke-43 tahun, Hino Indonesia tidak sekadar merayakan angka, tetapi mempertegas posisinya sebagai tulang punggung industri kendaraan niaga nasional. Namun, di balik dominasi pasar dan kontribusi ekonomi yang masif, sang raksasa "Kepala Hijau" kini tengah menghadapi ujian berat: mempertahankan napas manufaktur lokal di tengah banjir truk impor asal Tiongkok.

KEY TAKEAWAYS

  • Berapa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino?

    TKDN Hino telah melampaui 40%, ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 14,10%
  • Bagaimana performa penjualan Hino pada 2025?

    Hino membukukan penjualan 20.517 unit, dengan Hino 500 Series mempertahankan posisi market leader medium duty truck selama 25 tahun berturut-turut
  • Sejak memulai perjalanannya, Hino telah mentransformasi diri dari sekadar importir menjadi produsen lokal yang terintegrasi. Melalui PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), Hino mengoperasikan basis produksi seluas 296.000 m² di Purwakarta, Jawa Barat, yang menyerap 1.548 tenaga kerja profesional. Kapasitas produksinya pun tak main-main, mencapai 75.000 unit per tahun untuk kategori light dutymedium duty, hingga bus.

    Kedaulatan Lokal dan Ancaman Impor

    Foto: Hino

    Salah satu capaian yang membanggakan adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino yang kini telah melampaui 40%, ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 14,10%. Strategi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan komitmen untuk memberdayakan rantai pasok dalam negeri.

    “TKDN kami yang sudah di atas 40% adalah bukti strategi jangka panjang untuk mendorong pemanfaatan komponen lokal dan penguatan rantai pasok nasional,” terang Harianto Sariyan, Direktur PT HMMI, dalam kunjungan media ke Purwakarta, Rabu (21/1).

    Namun, Harianto tidak menutupi bahwa tahun 2025 menjadi salah satu periode tersulit. Utilisasi produksi pabrik merosot ke angka 25 persen, jauh dari rata-rata normal di kisaran 35 hingga 40 persen. Biang keladinya adalah tren produk Tiongkok yang membanjiri pasar dengan beban biaya yang jauh lebih ringan dibanding produsen lokal yang telah menanamkan modal besar.

    “Kalau impor itu cukup dengan satu kantor dan puluhan karyawan bisa mendatangkan belasan ribu unit setahun. Sementara manufaktur melibatkan ribuan pekerja dan rantai pasok panjang. Jika tidak dibatasi oleh pemerintah, bisa jadi peristiwa Sritex kedua di industri otomotif,” tegas Harianto.

    Senada dengan itu, Wibowo Santoso, Supply Chain, Marketing & Communication Division Head HMSI, menyoroti ketidakadilan fiskal yang dialami produsen lokal. “Produk impor bisa masuk dengan biaya ringan, sementara kami membeli baja saja dikenakan bea masuk 5 sampai 10 persen. Ini tentu membuat produk lokal tertekan,” ungkap Wibowo.

    Dominasi 25 Tahun dan Strategi Bertahan

    Meski dihantam persaingan impor, Hino tetap membuktikan taringnya di pasar domestik. Sepanjang 2025, Hino berhasil membukukan penjualan sebanyak 20.517 unit. Prestasi paling mentereng adalah keberhasilan Hino 500 Series yang mempertahankan posisi sebagai market leader medium duty truck selama 25 tahun berturut-turut dengan pangsa pasar 56%.

    “Kepercayaan pelangganlah yang membuat Hino mampu bertahan sebagai pemimpin pasar selama seperempat abad. Kami optimistis menghadapi 2026 dengan memperkuat komitmen Total Support,” ujar Susilo Darmawan, Sales & After Sales Director HMSI.

    Selain Hino 500 ada juga Hino 300 Series, Hino Bus, dan Hino 700 Series yang memperlihatkan portofolio lengkap Hino di segmen kendaraan niaga. Meski tercatat volume pasar mengalami penurunan, Hino berhasil memperkuat pangsa pasar di segmen light duty dan medium duty, sekaligus mempertahankan posisi market leader selama seperempat abad berturut-turut.

    Menghadapi tahun yang penuh ketidakpastian, Hino kini mengandalkan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual yang cepat untuk meminimalkan downtime kendaraan konsumen. Hino juga mulai mengalihkan fokus dari sektor pertambangan yang sedang menurun ke sektor logistik dan proyek-proyek strategis pemerintah, seperti koperasi Merah Putih.

    Membangun SDM dan Pendidikan Vokasi

    Komitmen Hino tidak berhenti di lantai pabrik. Menyadari pentingnya keselamatan dan kompetensi, Hino mendirikan Hino Total Support Customer Center (HTSCC) seluas 24.000 m². Fasilitas ini menjadi pusat pelatihan pengemudi dan teknisi bersertifikat BNSP guna menciptakan ekosistem transportasi yang aman.

    “HTSCC menjadi bagian penting dalam mewujudkan transportasi yang aman bagi masyarakat sesuai dengan misi Hino,” ujar Pieter Andre, Training Division Head HMSI.

    Di sisi lain, Hino juga menyasar dunia pendidikan untuk mencetak SDM unggul. Terbaru melalui program CSR Tahun Fiskal 2025, Hino mendonasikan simulator transmisi, kendaraan Hino 300, hingga komponen mesin utama kepada Universitas Udayana dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.

    Komponen yang didonasikan merupakan bagian utama dari kendaraan Hino yang diproduksi di fasilitas manufaktur Hino yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Seluruh komponen tersebut memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40% serta dirancang untuk memenuhi standar ambang batas emisi kendaraan diesel EURO 4, yang mulai diberlakukan di Indonesia sejak April 2022.

    “Fasilitas praktik yang memadai akan membantu mahasiswa memahami teknologi kendaraan secara lebih aplikatif. Kami berharap institusi pendidikan dapat terus menghasilkan lulusan yang siap kerja dan kompeten,” tutur Hiroshi Terawaki, Presiden Direktur HMMI.

    Hino Melampaui Batas Domestik

    Kini, produk Hino buatan Indonesia tidak hanya merajai jalanan nasional, tetapi juga telah menembus pasar global. Sejak 2011, Hino Indonesia telah mengekspor kendaraan CBU, unit CKD, hingga komponen ke berbagai negara mulai dari Jepang, Taiwan, hingga Amerika Selatan.

    Kehadiran 43 tahun Hino di Indonesia adalah sebuah manifestasi dari ketangguhan industri manufaktur nasional. Meski tantangan dari produk impor kian nyata, Hino tetap berdiri tegak sebagai simbol kedaulatan industri otomotif yang berkontribusi bagi pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan ekonomi Indonesia di mata dunia. (STA/ODI)

    Baca Juga: 

    Hino HTSCC Jadi Garda Terdepan Keselamatan Truk dan Bus

    Hino Tunjukkan 6 Kendaraan Masa Depan Transportasi di Japan Mobility Show 2025

    Contents

    Setyo Adi Nugroho

    Setyo Adi Nugroho

    Pemuda asal Yogyakarta yang gemar fotografi dan dunia otomotif. Adi, begitu ia disapa, sudah cukup lama berkecimpung di jurnalisme. Khususnya otomotif. Salah satu poin paling menarik dari dirinya, sang bapak mengoleksi motor Honda Supra. Berlanjut sampai dirinya yang tetap setia menggunakan moped atau motor bebek Honda Supra di tengah terpaan gelombang skutik.

    Baca Bio Penuh

    Model Truk Hino

    • Hino Ranger Cargo FG
      Hino Ranger Cargo FG
    • Hino Dutro Dump 136 HD
      Hino Dutro Dump 136 HD
    • Hino Dutro Dump 115 HD
      Hino Dutro Dump 115 HD
    • Hino Dutro Dump 136 HDX LSD
      Hino Dutro Dump 136 HDX LSD
    • Hino 300 Series
      Hino 300 Series
    • Hino Ranger Cargo FL
      Hino Ranger Cargo FL
    • Hino Dutro Cargo 136 HDL
      Hino Dutro Cargo 136 HDL
    • Hino Ranger Dump FM 280 JD
      Hino Ranger Dump FM 280 JD
    • Hino Dutro Cargo 115 SDL STD
      Hino Dutro Cargo 115 SDL STD
    • Hino Dutro Dump 136 HDX
      Hino Dutro Dump 136 HDX
    Harga Truk Hino

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita

    Truk Unggulan Hino

    Artikel Truk Hino dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Bus Hino RM 280 ABS Euro 4 Dipakai oleh PO Putra Simas Bengkulu
      Bus Hino RM 280 ABS Euro 4 Dipakai oleh PO Putra Simas Bengkulu
      Anjar Leksana, 06 Nov, 2023
    • Hino Ubah Identitas Produknya di Indonesia Supaya Mudah Diingat
      Hino Ubah Identitas Produknya di Indonesia Supaya Mudah Diingat
      Anjar Leksana, 11 Jul, 2023
    • GIIAS 2022: Hino Kenalkan Truk Listrik Dutro Z EV
      GIIAS 2022: Hino Kenalkan Truk Listrik Dutro Z EV
      Setyo Adi, 15 Agu, 2022
    • Hino Siapkan Layanan Purnajual dan DX Tools untuk Menyongsong Regulasi Euro 4 Diesel
      Hino Siapkan Layanan Purnajual dan DX Tools untuk Menyongsong Regulasi Euro 4 Diesel
      Anjar Leksana, 09 Mar, 2022
    • Hino Rilis Lini Produk Truk dan Bus Berstandar Euro 4, Tenaga Naik serta Kian Canggih
      Hino Rilis Lini Produk Truk dan Bus Berstandar Euro 4, Tenaga Naik serta Kian Canggih
      Anjar Leksana, 09 Mar, 2022

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*