Tips Jaga Kebersihan dan Kelistrikan Motor Selama Libur Nataru

Tips Jaga Kebersihan dan Kelistrikan Motor Selama Libur Nataru

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), banyak masyarakat pergi ke luar kota. Sebagian memutuskan untuk membawa kendaraan sendiri ada juga yang memilih dengan transportasi umum. Pilihan terakhir tentu saja membuat mobil atau motor Anda hanya terparkir di rumah. Selama ditinggal berlibur, bukan berarti motor tak perlu perhatian. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Dati sisi kelistrikan, motor yang lama tidak dinyalakan bisa mengakibatkan aki drop. Selain itu, sepeda motor yang berdiam di rumah juga tidak menjamin bisa terhindar dari kotoran. Bahkan kadang malah sebaliknya, memarkir kendaraan dalam waktu yang lama bakal membuat debu-debu menempel makin banyak. Apalagi jika motor yang diparkir kerap terkena air hujan, maka dapat membuat beberapa komponen berkarat. Garam yang terkandung dalam air hujan dapat menyebabkan korosi.

Untuk menghindari hal-hal di atas, Anda perlu tahu bagaimana menjaga motor tetap bersih dan aman selama bepergian. Berikut caranya:

1. Cuci dan periksa motor

Sebelum pergi, baiknya motor dalam keadaan bersih. Maka itu disarankan untuk mencuci motor terlebih dahulu. Membersihkan motor secara teratur dapat melindungi dari kerusakan. Kegiatan ini baiknya dilakukan dengan benar. Menggunakan produk pembersih seperti sabun atau shampo yang memang dirancang khusus untuk permukaan sepeda motor. Dan jangan gunakan semprotan air bertekanan tinggi, karena hal ini dapat merusak beberapa komponen.

Beberapa yang perlu diperhatikan adalah jangan menyemprotkan air ke outlet muffler dan komponen listrik, karena dapat menyebabkan kerusakan. Lalu bersihkan bagian plastik menggunakan kain atau spons halus yang cocok dengan permukaan. Kemudian keringkan dengan kain lap yang memang khusus untuk menyerap air.

Selain itu, diselingi dengan memeriksa bagian-bagian motor yang mungkin mengalami keausan dan kebocoran oli atau kondisi rem yang mungkin bermasalah. Mencuci motor sebaiknya.

Baca juga: Tips Merawat Mekanikal Motor Ringan Selama Libur

gunakan shampo yang ramah

2. Poles motor

Setelah mencuci, lanjutkan dengan memolesnya dengan produk pembersih berkualitas yang ramah terhadap cat motor. Bisa menggunakan mesin poles atau secara manual. Namun sebelum itu pastikan seluruh bagian, terutama bodi sudah dalam keadaan kering. Ambil pad atau microfiber kemudian putar ke bagian yang ingin dipoles, tak perlu menekannya secara berlebih. Usahakan proses ini berlangsung di dalam ruangan demi menghindari debu. Dan menggunakan cahaya yang cukup agar pemolesan maksimal.

3. Membersihkan bagian bawah motor

Membersihkan bagian bawah atau kaki-kaki juga wajib diperhatikan. Apalagi komponen yang berbahan besi dan metal, harus dipastikan benar-benar kering. Ini penting untuk menghindari karat. Piranti yang menjadi perhatian utama yakni standar, pelek, rem, knalpot, dan swingarm. Khusus untuk motor bertransmisi manual yang menggunakan rantai, semprotkan dengan chain lube (pelumas khusus rantai) agar terhindar dari karat.

4. Lepas aki

Jika pergi dalam waktu lama, selain membersihkan motor, dihimbau untuk melepas aki dari motor. Bila terus terpasang, listrik dari aki akan terus tersedot. Cara melepasnya cukup mudah, tapi harus-hati-hati supaya terhindar dari tersetrum. Pertama copot dulu kutub negatif dengan menggunakan obeng. Kemudian disusul dengan mencopot kutub positif.

Jika aki sudah dilepas, jangan lupa untuk menyimpannya pada tempat dengan suhu ruang plus ventilasi udara yang baik. Tapi jika tidak ingin melepasnya, minimal melepas terminal negatif dari aki.

Baca juga: Perhatikan 4 Teknik Pengereman Sepeda Motor Pada Kecepatan Tinggi

jangan gunakan tekanan air tinggi

5. Bersihkan dan jaga tekanan ban

Bersihkan ban dengan bahan yang ramah terhadap karet, terutama cairan yang tidak menyebabkan getah. Intinya gunakan cairan khusus yang dirancang untuk si kulit bundar. Agar karet ban tidak cepat retak dan pecah akibat ditinggal liburan, perhatikan tekanan anginnya. Jangan terlalu keras, cukup berada di kisarang angka 25 hingga 30 Psi. Tergantung rekomendasi dari pabrikan ban. Misalnya, 29-33 psi.

Usahakan isi angin ban dengan nitrogen, karena lebih bermanfaat ketimbang angin biasa. Selain punya suhu yang stabil, penggunaan nitrogen bisa membuat bagian dalam ban tidak lembab yang dapat menyebabkan korosi di pelek. Kemudian pastikan ban tidak menapak pada permukaan yang berminyak atau genangan bahan bakar. Hal ini untuk mencegah ban cepat menggembung.

6. Parkir di tempat teduh dan beratap

Parkir atau simpan sepeda motor di tempat yang teduh dan beratap. Ini untuk menghindari cat motor terpapar langsung dengan sinar matahari. Jika ditempat terbuka, bisa menyebabkan pudarnya warna bodi motor. Jika sudah demikian sia-sia perawatan yang sudah Anda lakukan tadi. Kalaupun tidak punya tempat parkir tertutup, selimuti tubuh motor Anda dengan kain atau cover motor.

Selain itu, tempat teduh dan beratap dapat menghindarkan motor dari air hujan yang bisa membuat bagian motor berkarat. Tak lupa juga saat memarkir sepeda motor, usahakan menggunakan standar tengah atau standar dua. Hal ini untuk menjaga tekanan ban seimbang dan tidak berat sebelah jika di standar samping. Jika tipe motor sport yang tidak memiliki standar tengah, bisa menggunakan standar paddock. (Bgx/Raju)

Baca juga: Tips Sederhana Merawat Motor Baru