Libur Akhir Tahun, Ini 7 Tips Aman Menyetir di Malam Hari

Libur Akhir Tahun, Ini 7 Tips Aman Menyetir di Malam Hari

Menghabiskan libur tahun baru Anda mungkin saja harus mengemudi saat malam hari. Menyetir mobil saat malam hari jauh lebih berisiko daripada pagi atau siang hari. Keadaan gelap dan penerangan minim dapat membatasi jarak pandang.

Pengemudi juga diganggu cahaya lampu kendaraan dari arah berlawanan yang kadang mengganggu visibilitas. Kondisi gelap atau kurang penerangan juga membuat pandangan terbatas saat melihat ruang kosong. Belum lagi kondisi tubuh yang sudah kelelahan karena menempuh perjalanan panjang, bisa menjadi faktor yang menyebabkan risiko kecelakaan.

Dengan demikian, kita butuh kewaspadaan dan fokus ekstra untuk mengemudi malam hari. Menurut data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat, kecelakaan fatal tiga kali lebih banyak saat malam hari.

Berikut adalah enam tips ringan bagaimana menyetir mobil pada malam hari dengan lebih aman dikutip dari safeauto.com:

1. Terapkan defensif driving

Mengemudi di malam hari memiliki risiko lebih tinggi. Selain kewaspadaan sendiri, kita juga berada di antara pengemudi lain. Secara statistik, NHTSA melaporkan bahwa tingkat kecelakaan fatal yang melibatkan pengemudi lain kira-kira empat kali lebih tinggi pada malam hari daripada pada siang hari. Mengemudi malam hari juga dipengaruhi kantuk. NHTSA melaporkan bahwa tabrakan saat mengemudi saat mengantuk kemungkinan besar terjadi antara tengah malam dan 6 pagi. Mengingat dua risiko ini yang muncul saat mengemudi pada malam hari, yang terbaik adalah menerapkan defensif driving.

2. Gunakan headlights dengan bijak

Headlights adalah lampu utama yang terpasang pada setiap kendaraan. Lampu ini terbagi menjadi dua, yaitu sorot jauh (high beams) dan sorot rendah (low beams). Masing-masing memiliki fungsi dan kegunaan berbeda. High beams bisa dinyalakan ketika Anda nyetir mobil malam hari dengan penerangan minim. Namun, ganti nyalakan low beams ketika ada kendaraan mendekat dari arah depan atau Anda sedang mengikuti mobil lain. Jadi pastikan lampu Anda dalam keadaan bersih sehingga menghasilkan cahaya yang baik.

3. Sesuaikan headlight dan kaca spion

Umumnya, penempatan headlight pada mobil sudah disesuaikan oleh pabrik. Akan tetapi, tidak ada salahnya apabila Anda melakukan pengaturan ulang untuk memastikan posisinya sudah tepat. Misal, pastikan lampu utama menerangi jalan tanpa menyilaukan pengemudi lain dari arah berlawanan. Pengaturan spion dibuat agak sedikit ke bawah untuk menghindari silau dari mobil belakang. Atur spion bagian dalam ke pengaturan night atau auto dim.

Baca juga: Aman Berkendara di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Ini Tips Ringannya

tips mengemudi malam hari

4. Redupkan lampu dasbor dan indikator

Jika kendaraan Anda memiliki fitur dimmer switch maka redupkan lampu dasbor dan lampu indikator untuk mengurangi silau. Nyetir mobil malam hari dengan pencahayaan minim berisiko meningkatkan visibilitas, terutama bila Anda mengemudi ke wilayah pedesaan. Meredupkan lampu dasbor akan menghilangkan cahaya di kaca depan dan memungkinkan mata menyesuaikan penglihatan dengan keadaan gelap.

5. Jaga kecepatan dan jarak berhenti

Menjaga kecepatan dan memberi jarak berhenti akan meningkatkan keselamatan. Sebab, saat kondisi gelap, kemampuan mata untuk mengenali suatu benda, penilaian jarak objek, pengenalan warna, dan kemampuan mengawasi sekeliling akan terganggu. Memang, ada low beams dan high beams yang akan membantu pencahayaan. Kendati demikian, tetap saja jarak pandang ke depan dan sekitar tidak akan seluas ketika siang hari.

6. Waspada kondisi sekitar

Saat siang hari Anda jarak pandang bisa menjangkau hingga 200 meter ke depan, maka saat malam hari jarak tersebut berkurang hingga 150 meter. Itu pun dibantu dengan lampu jauh. Oleh karena itu, perlu lebih waspada terhadap kondisi sekitar, terutama pada objek yang tidak mengeluarkan cahaya seperti hewan, orang berjalan, naik sepeda, dan lainnya. Catatan NTHSA menyebutkan 37 persen kecelakaan saat malam hari disebabkan oleh pengemudi yang tidak waspada.

7. Pakai kacamata anti-reflektif

Masalah yang kerap menyerang pengendara mobil saat malam hari adalah sorot lampu dari kendaraan arah berlawanan ataupun belakang. Belum lagi kalau kendaraan itu menggunakan lampu putih yang menyilaukan. Mengingat ada banyak hal yang tidak dapat Anda kontrol ketika berada di jalan, sebaiknya menjaga diri dengan menggunakan kacamata anti-reflektif yang mampu meredam cahaya agar tidak terlalu silau. (Raju)

Baca juga: 8 Tips Berkendara Aman di Jalan Tol Selama Libur Akhir Tahun