jakarta-selatan

Achilles, Nama Superbike Terbaru BMW Motorrad

  • 24 Jun, 2019
  • 401 Kali Dilihat

Menyebut nama Achilles, kita tentu mengaitkannya dengan sebuah merek ban asal Indonesia. Lantas adakah kaitannya dengan prototipe superbike terbaru BMW Motorrad?



Nama sang Ksatria Yunani itu dicatut, demi menggambarkan karakter motor. Merek ban Achilles tidak ada sangkut pautnya dalam proses pengembangan, maupun digunakan pada motor dimaksud.


Seperti diketahui, BMW Motorrad terkenal sebagai produsen yang berusaha menyajikan konsep motor yang canggih, tanpa meninggalkan konsep desain motor konvensional. Achilles dirancang demikian sebagai sebuah spesies motor drag race. Dari tahun ke tahun, mereka selalu menyajikan 'Sultan di lintasan drag race.' Dan tahun ini, Achilles-lah sang Sultan.



Insinyur dan desainer dari divisi roda empat BMW, konon ditarik ke proyek ini. Adalah Phillip Ludwig (Insinyur) dan Krysztof Szews (Desainer) yang didapuk jadi kepala proyek. Jadi jangan heran jika tampilan Achilles sangatlah atraktif. Proporsinya, seolah diciptakan untuk melesat di lintasan lurus dengan akselerasi yang menakjubkan. Bahkan dalam kondisi statis saja, ia terlihat seperti ilusi motor yang bergerak cepat.


Prinsip utama mengembangkan kendaraan kencang di lintasan lurus diterapkan; distribusi bobot yang sangat sembang, fairing yang tajam dan tentunya, jarak sumbu roda yang sangat panjang. Dari Zigwheel kami dapatkan informasi, serat basal awalnya diinisiasi untuk diaplikasikan pada material bodi. Untuk diketahui, basal merupakan sejenis batuan mineral yang terbentuk dari magma. Entah apakah material ini jadi digunakan.



Basisnya BMW R 1200 RS, yang pada hakekatnya merupakan kuda besi pelari cepat. Tak jelas bagaimana figur tenaganya setelah dikembangkan, namun basis itu saja sudah mampu melecutkan tenaga hingga 136 dk dengan torsi 143 Nm. Belum lagi Teknologi ShiftCam terbaru, sudah terbenam di sana.


Dari foto sasis yang terbuka, terlihat ada tabung NOS di balik jok pengendara. Nampaknya BMW tak main-main untuk membuat motor ini memproduksi tenaga hingga titik puncak. Sistem ECU stand alone terbaik, juga diselipkan untuk mengoptimalisasi seluruh proses elektronik.



Konstruksi berkendara motor ini diposisikan dengan kaki rider ke belakang. Bukan hal yang aneh di motor drag. Beban lebih diperlukan pada bagian buritan untuk meningkatkan daya tekan ke arah roda yang mengalirkan tenaga.


Beberapa spesifikasi Achilles yang terkuak antara lain; dua filter K&N, supensi Wilber, ban Shinko, fork yang diracik mandiri dengan teknologi CNC, juga pelek jari-jari dari Kineo. Seluruh material metal yang tadinya ada di R 1200 RS dilucuti dan dibikin ulang oleh tim Kraftstoffschmiede.


Lantas bagaimana performa Achilles? Isunya, tak lama lagi motor ini dilesatkan di lomba drag race Eropa. Kita tunggu saja hasilnya! (Van/Odi)


Sumber: Zigwheel


Baca Juga: Mengenal Lebih dalam BMW Motorrad G 310 GS Adventure

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Motor Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi