Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: Daihatsu Terios Baru, PPnBM Diperpanjang, dan Pabrik Baterai Mobil Listrik

Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: Daihatsu Terios Baru, PPnBM Diperpanjang, dan Pabrik Baterai Mobil Listrik

Kehadiran Daihatsu Terios baru dengan peningkatan fitur akhirnya resmi hadir. Seperti yang sudah OTO.com beritakan sebelumnya. Daihatsu Astra Motor (ADM) memperkenalkan pembaruan pada produk Terios, Jumat (17/9/2021) kemarin. Pembaruan pada SUV populer Daihatsu ini berupa fitur Eco Idle, serta perkenalan kembali fitur VSC dan HSA. Pengembangan untuk improvement Terios ini sudah dilakukan beberapa waktu silam. Indonesia yang memiliki berbagai kondisi jalan membutuhkan produk mobil yang sesuai dan tangguh.

Pekan ini memang banyak pabrikan yang menghadirkan produk baru. Ada Audi yang datang dengan RS 4 Avant, estate dengan mesin gahar. Pun dengan BMW yang resmi meluncurkan BMW M5. Ini mengikuti M2, M3, dan M4 yang sudah ada sebelumnya. Tapi yang menarik sebenarnya adalah keputusan pemerintah untuk memperpanjang keringanan PPnBM 100 persen hingga akhir tahun. Sebelumnya diskon ini diberikan, kemudian berakhir, dan digantikan versi potongan 25 persen saja.

Soal kendaraan listrik di Indonesia makin serius. Pembangunan fasilitas pabrik pembuatan baterai kendaraan listrik resmi dimulai, Rabu (15/9/2021) di Karawang New Industry City, Jawa Barat. Pabrik kerjasama Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan pemerintah Indonesia dalam mendirikan joint venture pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik pada Juli lalu. Seremonial peletakan batu pertama untuk pembangunan pabrik ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Ia akan beroperasi pada 2024.

Daihatsu All New Terios

Daihatsu Terios Dapat Fitur Baru

Sesuai dengan perkiraan, PT Daihatsu Astra Motor (ADM) memperkenalkan pembaruan pada produk Terios, Jumat (17/9/2021). Pembaruan pada SUV populer Daihatsu ini berupa fitur Eco Idle, serta perkenalan kembali fitur VSC dan HSA.

Pengembangan untuk improvement Terios ini sudah dilakukan beberapa waktu silam. Indonesia yang memiliki berbagai kondisi jalan membutuhkan produk mobil yang sesuai dan tangguh.

Pertama ada fitur Eco Idle. Kehadiran fitur baru ini membuat konsumsi bahan bakar Daihatsu Terios semakin irit. Hasil pengujian di jalanan kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, bisa menghemat konsumsi lima sampai 10 persen.

Selain itu ada fitur Vehicle Stability Control (VSC). Fitur ini membantu pengemudi mengendalikan kendaraannya saat mengalami understeer atau oversteer di jalan yang licin atau tikungan. Tenaga ke roda akan dibatasi untuk menjaga kendaraan tetap terkendali.

Fitur lain adalah Hill start Assist (HSA). Fitur ini membantu kendaraan tidak bergerak saat ada di tanjakan dan memberikan waktu pada pengemudi untuk memindahkan kaki ke pedal akselerator tanpa khawatir kendaraan akan bergerak. Bagaimana penjelasan fitur-fitur ini? Bagaimana pula dengan harga? Baca selengkapnya di sini.

Low MPV

Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang

Kabar baik untuk calon konsumen roda empat. Pemerintah kembali memperpanjang diskon pajak PPNBM DTP (Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) 100 persen. Perpanjangan ini dilakukan hingga akhir tahun 2021. “Perpanjangan insentif dilakukan untuk menstimulasi konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan pandemi Covid-19 sehingga diharapkan terus dimanfaatkan,” ucap Febrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan dalam siaran resmi, Jumat (17/9/2021).

Awalnya diskon 100 persen PPnBM selesai pada Agustus lalu. Kemudian beragam wacana digelontorkan oleh pihak industri bahwa diskon 100 persen membantu penanganan ekonomi semasa pandemi. Insentif diskon pajak diterbitkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 tahun 2021 yang mengatur pemberian insentif untuk segmen ≤1.500 cc kategori sedan dan 4x2 dengan komponen pembelian dalam negeri (local purchase) paling sedikit 70%.

Kemudian PMK Nomor 31 Tahun 2021 memperluas insentif PPnBM DTP dengan menambah cakupan kendaraan bermotor yaitu segmen 4x2 dan 4x4 untuk segmen 1.500 cc s.d. 2.500 cc dan local purchase paling sedikit 60 persen. Perluasan dilakukan untuk menambah daya dorong kebijakan dalam menstimulasi konsumsi masyarakat.

Melihat dampak positif kebijakan yang telah diberikan, masa insentif PPnBM 100 persen untuk kendaraan <1.500 cc diperpanjang sampai dengan Agustus 2021 melalui PMK Nomor 77 Tahun 2021. Dalam PMK baru yaitu PMK 120/PMK 010/2021, besaran insentif diskon PPnBM Kendaraan Bermotor yang semula diberikan dari Maret hingga Agustus 2021 diperpanjang menjadi hingga Desember 2021.

Ini akan menarik karena bulan dengan juga akan diberlakukan pajak emisi kendaraan. Apa pula itu? Baca selengkapnya di sini.

Presiden RI Joko Widodo groundbreaking pabrik baterai

Hyundai dan LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Pembangunan fasilitas pabrik pembuatan baterai kendaraan listrik resmi dimulai, Rabu (15/9/2021) di Karawang New Industry City, Jawa Barat. Pabrik kerjasama Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan pemerintah Indonesia dalam mendirikan joint venture pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik pada Juli lalu.

Seremonial peletakan batu pertama untuk pembangunan pabrik ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di Karawang New Industry City. Lewat pertemuan virtual, hadir pula Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung, President & CEO Hyundai Mobil, Sung Hwan Cho dan Presiden & CEO LG Energy Solution, Jong-hyun Kim di Korea.

Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat membantu Hyundai motor Group fokus pada pengembangan kemampuan untuk menjadi pemimpin global di pasar kendaraan listrik yang menjadi kunci daya saing di masa depan. Mereka memiliki visi jauh di depan terkait mobilitas di Indonesia.

Total nilai investasi antara kedua perusahaan Korea Selatan itu mencapai 1,1 Miliar US Dollar, di mana pembagian nilai saham atau kepemilikan sebesar 50 persen untuk masing-masing perusahaan. Soal waktu produksi sel baterai rencananya akan dimulai pada semester awal tahun 2024. Pabrik ini ditargetkan memproduksi 10 GWh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (nikel, kobalt, mangan, aluminium) setiap tahunnya. Produksi sebesar itu dapat memenuhi kebutuhan sekitar 150.000 unit BEV. Baca selengkapnya di sini(Raju)

Sumber Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

 

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil