LCGC Produksi Daihatsu Sudah Tembus Angka 1,1 Juta Unit dalam 8 Tahun

LCGC Produksi Daihatsu Sudah Tembus Angka 1,1 Juta Unit dalam 8 Tahun

Meski penjualan pada 2020 tidak terlalu menggembirakan, terkait pandemi Covid-19, Daihatsu membuka tahun ini dengan kabar baik. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan telah mencapai produksi kendaraan untuk kategori LCGC (Low Cost Green Car) sebanyak 1,1 juta unit secara kumulatif. Capaian ini adalah untuk semua kendaraan LCGC yang diproduksi di Indonesia, baik sebagai merek Daihatsu atau Toyota, untuk memenuhi permintaan di pasar domestik dan juga ekspor dalam bentuk CBU (Completely Built Up).

Terdapat 2 segmen kendaraan LCGC yang diproduksi ADM. Segmen pertama adalah HB (Hatchback), yaitu Astra Daihatsu Ayla, Astra Toyota Agya, dan Toyota Wigo yang sejak peluncuran perdananya di tahun 2013 hingga 2020 telah mencapai lebih dari 650 ribu unit. Yang kedua adalah LCGC berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle), yaitu produk kolaborasi Astra Daihatsu Sigra dan Astra Toyota Calya. Produksi pada kendaraan di segmen ini telah mencapai lebih dari 465 ribu unit sejak peluncuran perdananya.

Capaian total produksi dari kedua segmen LCGC yang menembus lebih dari 1,1 juta unit ini berkontribusi sekitar 29% dari jumlah total produksi ADM yang berkisar sekitar 3,8 juta unit pada periode 2013–2020. Capaian ini merupakan salah satu catatan penting ADM, dan menandakan bahwa kendaraan LCGC yang diproduksi ADM menjadi salah satu produk yang paling diminati di pasar domestik, maupun pasar ekspor.

Prestasi ini melengkapi sejarah ADM yang sebelumnya telah mencapai produksi kendaraan 1 juta unit pada 2005, 2 juta unit pada 2010 disertai penghargaan rekor dari MURI, serta 3 juta unit (2013), 4 juta unit (2015), 5 juta unit (2017), dan 6 juta unit (2019).

"Terima kasih untuk semua pelanggan yang telah membeli produk LCGC dari ADM, sehingga total produksi ADM pada segmen ini telah mencapai lebih dari 1,1 juta unit dalam waktu 1 windu," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Baca juga: Daihatsu Pertahankan Posisi Penjualan Nasional Kedua Selama 12 Tahun

Daihatsu Ayla

Kilas Balik LCGC

Mobil dengan kemampuan angkut banyak penumpang
menjadi model favorit di Indonesia. Dari mulai MPV hingga Low MPV berada di segmen yang gemuk. Namun lantaran harga yang semakin lama semakin mahal muncullah kebijakan untuk membuat mobil yang secara harga ekonomis dan juga irit bahan bakar. Itulah awalnya muncul LCGC.

Hingga akhirnya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan duet LCGC pertama di Indonesia pada tahun 2013 dengan nama Ayla dan Agya. Keduanya hadir dengan profil yang mengedepankan konsep efisien dan ramah lingkungan sesuai sarat sebuah LCGC. Keduanya pun saat itu hanya dibekali mesin tiga silinder berkubikasi 1.000 cc dengan kode 1KER-DE.

Selain mesin yang disebut pabrikannya irit dan berbagai komponen yang punya kandungan lokal tinggi. Kala debut perdananya, harga Ayla pun sangat terjangkau, yakni Rp 76 jutaan hingga Rp 106 jutaan. Setelah itu juga hadir model-model dari brand lain seperti Honda Brio Satya, Suzuki Karimun, hingga Datsun GO.

Perkembangan permitaan pasar terus berkembang, menuntut pabrikan untuk terus berinovasi membuat LCGC. Pabrikan akhirnya mengembangkan LCGC 7-seater. Hingga pada medio 2016 diluncurkanlah LCGC 7-seater yakni, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Hingga saat ini perbaikan terus dilakukan termasuk memberikan fitur-fitur penunjang.

Perubahan besar terjadi pada 2017 lalu. Setelah empat tahun mendapat sambutan yang meriah, Daihatsu mengenalkan Ayla generasi kedua dengan tampilan yang lebih menggoda dari versi sebelumnya. Tampangnya dibuat stylish, dan sudah mengusung projector headlamp lengkap dengan LED daytime running light (DRL). Interior juga dibuat lebih menarik dengan nuansa sporty. Daihatsu juga menyuguhkan Ayla dengan pilihan mesin yang lebih bertenaga, yakni 1.200 cc Dual VVT-i. Yang terbaru Daihatsu menyegarkan tampilan Ayla, dan juga Agya, pada tahun 2020 lalu. (Raju)

Baca juga: MPV Bekas Daihatsu Diklaim Tetap Laris saat Pandemi Covid-19