GIIAS 2021: Mitsubishi Indonesia Yakin Seluruh Tipe Xpander Lulus Uji Emisi

GIIAS 2021: Mitsubishi Indonesia Yakin Seluruh Tipe Xpander Lulus Uji Emisi

Mendukung penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang uji emisi, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yakin New Xpander dan New Xpander Cross lulus uji emisi. Meski menggunakan basis mesin MIVEC DOHC 16 Valve 1.500 cc yang sama dengan sebelumnya, keduanya telah mendapatkan fitur baru berupa Exhaust Gas Recirculation (EGR).

General Manager Product Strategy Division PT MMKSI, Guntur Harling mengatakan, Exhaust Gas Recirculation (EGR) merupakan hal baru pada mesin New Xpander. Teknologinya yang berfungsi mengurangi emisi gas buang serta menambah efisiensi bahan bakar. Model terbaru juga telah memenuhi standar emisi Euro 4.

“Walau gunakan basic engine yang sama 1.5 liter, tapi ada teknologi baru bernama EGR (Exhaust Gas Recirculation) sehingga bisa memberikan efisiensi yang maksimal dan membuat exhaust emisi ramah lingkungan. Penggunaan EGR sejalan pula dengan keinginan pemerintah dalam menekan emisi gas buang kendaraan. Fitur itu dapat mengembalikan sebagian gas sisa pembakaran ke intake manifold," kata Guntur Harling secara daring, Selasa (16/11).

Mitsubishi New Xpander

Baca juga: GIIAS 2021: Mitsubishi Xpander Resmi Dijual, Harga Mulai Rp 228 Juta

Terkait dengan emisi gas buang, Guntur menjelaskan bahwa MMKSI juga mendaftarkan New Xpander dan New Xpander Cross ke Kementerian Perhubungan untuk uji emisi. "Seluruh tipe Xpander dan Cross sudah didaftarkan untuk pengujian CO2 di Kementerian Perhubungan. Antreannya panjang, kemungkinan Kamis bisa kita kabarkan. Tapi kami berkeyakinan bahwa New Xpander dan New Xpander Cross dapat memberikan hasil yang optimal,” tambahnya.

Selain ketambahan EGR untuk emisi yang lebih baik, kedua unit baru Mitsubishi Indonesia juga telah memakai transmisi CVT baru, menggantikan transmisi AT konvensional. Pabrikan mengklaim kalau penggunaan komponen gres itu membuat efisiensi bahan bakar lebih baik dan meningkatkan kenyamanan berkendara, karena tidak ada hentakan persneling.

Menyoal transmisi CVT, Pereli sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar merasa senang dengan teknologi baru tersebut. “Jujur saja, sensasi berkendara antara transmisi biasa dengan CVT treatment sangat berbeda. Selain itu, CVT sudah jadi teknologi wajib untuk mobil zaman sekarang. Karena dengan CVT, friksi yang terjadi sangat sedikit. Dengan friksi yang sedikit mengemudi jadi lebih menyenangkan karena tidak ada entakan,” katanya.

“Kemarin saya sempat mencoba beberapa hari dengan beberapa tipe jalanan, yang sangat terasa adalah saat mencapai RPM 3.000 ke 3.500 RPM. Di situ seperti ada dorongan ekstra seakan mobil tidak ada hambatan sama sekali. Lancar sekali dan ketika dipanggil tenaganya selalu ada. Ini berbeda dengan Xpander yang lama. Kick down memang ada tapi dipertahankan di rpm tertentu,” tambahnya. (Bgx/Tom)

Baca juga: GIIAS 2021: Mitsubishi Siapkan Penantang Toyota Raize dan Honda SUV RS Concept

Jelajahi Mitsubishi Xpander

Model Mobil Mitsubishi

  • Mitsubishi Xpander
    Mitsubishi Xpander
  • Mitsubishi Pajero Sport
    Mitsubishi Pajero Sport
  • Mitsubishi L300
    Mitsubishi L300
  • Mitsubishi Xpander Cross
    Mitsubishi Xpander Cross
  • Mitsubishi Triton
    Mitsubishi Triton
  • Mitsubishi Eclipse Cross
    Mitsubishi Eclipse Cross
  • Mitsubishi Outlander PHEV
    Mitsubishi Outlander PHEV
  • Mitsubishi Xpander 2022
    Mitsubishi Xpander 2022
  • Mitsubishi Colt
    Mitsubishi Colt
  • Mitsubishi Xpander Cross 2022
    Mitsubishi Xpander Cross 2022
Mobil Mitsubishi

Anda mungkin juga tertarik

Video Mobil Mitsubishi Xpander Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Mitsubishi Xpander

Bandingkan & Rekomendasi

Tren MPV

  • Yang Akan Datang