jakarta-selatan
kali dibagikan

Ford Daur Ulang Sekam Kopi McDonald\'s Jadi Komponen Mobil

  • 06 Des, 2019
  • 830 Kali Dilihat

Ford siap bekerjasama dengan McDonald’s mengembangkan suku cadang. Perusahaan waralaba makanan itu, menyediakan sekam kopi bekas roasting ke pabrikan berlambang oval biru. Nantinya, bahan diolah menjadi komponen mobil seperti rumah lampu utama dan pelapis bawah kap mesin.



Sekam kopi ini tak memiliki kegunaan, biasanya dibuang begitu saja. Namun, Ford melihat ada potensi dengan memanfaatkannya. Kira-kira prosesnya seperti ini. Sekam dipanaskan dalam lingkungan miskin oksigen. Kemudian dicampurkan dengan plastik dan bahan aditif lain. Hasilnya berupa komponen yang diklaim lebih ringan 20 persen, tahan panas, sekaligus mengurangi kebutuhan energi 25 persen saat pembuatan. Makin menarik, lantaran komponen mengeluarkan bau kopi yang memberikan rasa nyaman bagi pengguna mobil Ford, bukan lagi plastik menyengat.


Kabarnya, segera diaplikasikan pertama kali pada varian pikap kabin ganda Ranger seperti dinukil dari motor1.com (05/12). Dan tak menutup kemungkinan, disematkan pada model-model lain nantinya. Tentu dengan itu, Ford ingin turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, karena dapat mengurangi sampah dan pemakaian material plastik.


Langkah ini, sebenarnya bukanlah hal baru bagi Ford. Produsen otomotif asal Amerika Serikat itu, sering mengembangkan berbagai komponen dari material daur ulang, entah bekas produk pangan atau industri. Bahkan berlanjut tiap tahun, apa saja? Contoh pada 2007, Ford memanfaatkan busa kedelai untuk membentuk jok dan headliner untuk SUV EcoSport. Ini menjadikannya pabrikan otomotif pertama yang membuat teknologi itu.


Kemudian tahun berikutnya, Ford memproduksi karpet dan kain fabric lainnya dari botol plastik bekas. Diikuti 2019, cup holder dan tempat sampah dibikin dengan campuran jerami gandum. Tahun berikutnya, Ford menjejalkan kapas daur-ulang sebagai peredam pintu dan bagasi. Lalu produsen ini berinovasi menciptakan cup holder, karpet dan trim interior dari campuran karet segel, gasket dan dandelion saat 2011.



Pengembangan paling menarik terjadi pada 2012, Ford menggunakan uang kertas Amerika Serikat lama yang sudah tak berlaku untuk dijadikan kompartemen kecil. Sekam padi juga pernah dimanfaatkan untuk kebutuhan elektrikal. Selanjutnya pengubahan kulit tomat menjadi braket kabel (2014), kulit pohon selulosa untuk pengaplikasian di bawah kap mesin (2015), serta serat pohon agave sebagai cup holder dan tempat sampah (2016).


Gas CO2 juga tak luput dari kehebatan teknisi Ford. Material itu dipadatkan dan diubah menjadi busa serta tambalan pada 2017. Terakhir, mereka menghasilkan komponen interior dan campuran komposit plastik underhood dari bambu tahun lalu. Kalau semua inovasi itu digabungkan dalam satu produk mobil, bakal seberapa ramah lingkungan ya? (Hfd/Tom)


Sumber: Motor1


Baca Juga: Ford Ciptakan Jok Pakai Printer 3D, Konsumen Bebas Modifikasi

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Mercedes Benz C180 | First Impression | Sedan...
    • 20 Jan, 2020
    •  
  • Mitsubishi Xpander Cross vs Honda BR V |...
    • 16 Jan, 2020
    •  
  • New Suzuki Baleno | First Impression | Apa...
    • 20 Des, 2019
    •  
  • Toyota Supra GR Sport | First Drive |...
    • 13 Des, 2019
    •  
  • Toyota Sienta 2019 | Jakarta Coffee Paradise |...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • Mazda 2 & Mazda CX 5 2019 |...
    • 25 Nov, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi