Dukung Pemerintah, Bosch Bagikan 6 Ribu Busi Gratis untuk Kurangi Pencemaran Udara

Dukung Pemerintah, Bosch Bagikan 6 Ribu Busi Gratis untuk Kurangi Pencemaran Udara

Bosch Automotive Aftermarket Indonesia memberikan dukungannya pada program pemerintah untuk mengurangi pencemaran udara. Lewat kampanye bertajuk 'Spark All the Way' perusahaan coba memberikan edukasi pada masyarakat khususnya pengendara mobil terkait pentingnya perawatan kendaraan dan penggantian busi secara rutin.

Kampanye ini berlangsung mulai 22 Januari hingga 6 bulan ke depan. Selain mengedukasi, Bosch juga memberikan secara gratis 6 ribu busi kepada pemilik mobil. Guna mensukseskan program ini mereka menggandeng 100 bengkel rekanan yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan lainnya.

Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia, Arditya Wicaktama mengungkapkan, pada dasarnya kualitas pembakaran dari mesin kendaraan dipengaruhi oleh kadar emisi gas buang. Busi menjadi komponen penting terkait hal ini.

"Proses pembakaran yang ideal berpengaruh pada aktivitas gas buang kendaraan di ambang yang masih bisa ditolerir. Salah satu cara menjaga proses pembakaran mesin agar tetap ideal adalah dengan melakukan perawatan kendaraan secara berkala," katanya dalam sesi diskusi virtual, Selasa (25/1/2022).

Lebih lanjut, menurut Arditya, baik atau buruk kualitas pembakaran pada mesin kendaraan ditengarai oleh 3 faktor penting. Pertama adalah komponen pemercik apinya alias busi, kedua kondisi ruang bakar, dan terakhir kualitas bahan bakar yang digunakan.

Bosch

Caranya

Bila tertarik mendapatkan busi Bosch secara cuma-cuma Anda bisa melakukan pendaftaran lewat link yang sudah disediakan pada unggahan akun resmi Instagram Bosch Automotiveid. Nantinya akan diarahkan kembali sesuai domisili terdekat dari rumah Anda.

"Kampanye Spark All the Way ini merupakan kontribusi awal Bosch untuk mendukung program uji emisi kendaraan yang sedang digalakkan pemerintah. Lebih lanjut, harapan kami, aktivitas ini bisa kami lanjutkan, bahkan semakin diperluas sehingga berdampak semakin signifikan dalam mengurangi pencemaran udara," tambahnya.

Nah sebelum melakukan kampanye ini, pihak Bosch telah melakukan pengujian dan riset internal emisi kepada sejumlah mobil dengan metode acak. Tes ini dilakukan guna membandingkan performa mesin kendaraan sebelum dan sesudah melakukan pembersihan ruang bakar, serta penggunaan busi bawaan mobil versus busi Bosch.

Hasilnya, setelah proses pembersihan ruang bakar dan penggantian ke busi Bosch, terjadi penurunan kadar karbon monoksida (CO) dari 0.27% menjadi 0,05% serta berkurangnya kandungan hidrokarbon (HC) dari 165ppm menjadi 33ppm. Semakin kecil angka, semakin bagus pula kualitas pembakaran mesin kendaraan (dengan standar ambang batas 1.5% untuk CO, dan 200ppm untuk HC).

Jabodetabek menjadi salah satu area fokus kampanyenya. Khususnya di Ibu Kota, berdasarkan data BPS, lebih dari 3,3 juta mobil beredar di provinsi ini - terbanyak kedua setelah Jawa Barat (3,6 juta).

Tak heran jika Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendapati bahwa 75% pencemaran udara di Ibu Kota disumbangkan oleh transportasi darat. Juga, wilayah aglomerasi ini mencakup Kota Tangerang Selatan.

Indonesia Didapuk Sebagai Negara ke-9 Paling Berpolusi

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi IQAir, sebuah platform informasi kualitas udara real-time memposisikan Indonesia sebagai negara dengan peringkat ke-9 paling berpolusi secara global pada 2020 lalu.

Kendaraan bermotor menjadi kontributor terbesar atau sebanyak 60 persen atas pencemaran udara di langit Indonesia. Pernyataan ini pernah disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sebuah diskusi virtual. (Kit/Raju)

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS Hybrid 2022

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil